Virtualisasi Pada debian 6 dengan menggunakan KVM




1)  Login sebagai root(superuser) dengan cara mengetikan pada Login Us : root kemudian mengisikan password root yang digunakan pada sistem operasi debian.
2)      Menambahkan tanda # (pagar) yang berada pada  repository bawaan ketika installasi sistem operasi debian Squezee dengan cara mengetikan  root@debian# nano /etc/apt/source.list kemudian menambahkan tanda pagar pada repositori bawaan ketika install.
Keterangan :
Pemberian tanda pagar pada /etc/apt/source.list supaya tidak menginstall paket yang  dibutuhkan untuk membuat KVM secara online karena akan memakan waktu yang lama jika koneksi yang digunakan lambat oleh karena itu ketika installasi paket KVM sebaiknya dilakukan secara offline sehingga akan menjadi lebih cepat ketika installasi paket KVM tersebut.
3)    Menambahkan repo debian DVD-1 dan DVD 2 Debian Squezee dengan cara memasukan dvd repo 1 debian squezee pada DVD-Room kemudian menambahkan repo pada system operasi debian dengan cara mengetikan apt-cdrom add untuk mengenali dvd 1 repo debian kemudian menambahkan repo debian dengan cara mengetikan apt-get update begitu juga pada DVD Repo 2 debian Squezee.


4)    Mengecek apakah hardware yang digunakan untuk membuat Virtual Private Server (VPS) Support dengan menggunakan KVM (Kernel-Based Virtual Machine) dengan cara mengetikan pada terminal perintah egrep '(vmx|svm)' --color=always /proc/cpuinfo.

Keterangan :
Jika tidak ada yang ditampilkan maka prosesor yang digunakan untuk membuat Virtual Private Server (VPS) tidak Support menggunakan KVM (Kernel-Based Virtual Machine) sebaliknya Jika komputer menampilkan VMX atau SVM maka processor yang digunakan suport untuk KVM (Kernel-Based Virtual Machine) .
5)     Menginstall KVM (Kernel Based Virtual Machine) dengan cara mengetikan apt-get install kvm libvirt-bin virtinst pada terminal dan menunggu hingga process installasi selesai.


Gambar install paket KVM

Keterangan :
Paket virtinst merupakan tool yang digunakan untuk membuat virtual machine dan ketika menginstall paket diatas dibutuhkan dua DVD Repo debian Squezee yaitu pada DVD 1 dan DVD 2.
6)     Menambahkan user ‘root’ kedalam kvm dan virtinst sebagaimana sedang login dengan cara mengetikan adduser ‘root’ kvm àenter dan mengetikan adduser ‘root’ libvirt àenter pada terminal.

Keterangan :
Jika User root tidak ditambahkan maka tidak akan bisa membuat virtual machine pada komputer dan ketika meremote KVM dengan menggunakan X-Ming tidak akan berjalan dan memunculkan pesan error.
7)     Kemudian logout dengan mengetikan exit pada terminal dan login kembali sebagai root agar keanggotaan group baru berlaku kemudian mengecek apakah kvm (Kernel-Based Virtual Machine) berhasil diinstall dengan cara mengetikan pada terminal root@debian #virsh -c qemu:///system list.Jika menampilkan id name dan system maka installasi KVM (Kernel-Based Virtual Machine) telah berhasil.
8)    Langkah selanjutnya yaitu menginstall bridge-utils dengan cara mengetikan root@debian# apt-get install bridge-utils pada terminal.

Keterangan :
Bridge-utils merupakan tool untuk membuat bridge network (jembatan jaringan) untuk menghubungkan koneksi  server utama dengan virtual machine sehingga dapat diakses dari host lain seolah-olah mereka sistem fisik dalam jaringan.
9) Kemudian mengkonfigurasi network bridge dengan cara mengetikan pada terminal root@debian# nano /etc/network/interfaces kemudian mengkonfigurasi ip address yang digunakan oleh server utama debian Squezee dengan konfigurasi sebagai berikut :
# This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).
# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback
# The primary network interface
#allow-hotplug eth0
#iface eth0 inet dhcp
auto eth0
iface eth0 inet manual
#The bridge network interfaces
auto br0
iface br0 inet static
        address 192.168.30.2
        network 192.168.30.0
        netmask 255.255.255.0
        broadcast 192.168.30.255
        gateway 192.168.30.1
        bridge_ports eth0
Kemudian simpan konfigurasi /etc/network/interfaces dengan cara menekan ctrl +x kemudian mengeklik y untuk menyimpan konfigurasi.

10)  Kemudian merestart daemon /etc/network/interfaces dengan cara mengetikan pada terminal /etc/init.d/networking restart.
11) Kemudian langkah selanjutnya menginstall paket virt-manager dengan cara mengetikan apt-get install virt-manager pada terminal dan menunggu hingga installasi paket virt-manager telah selesai.

Keterangan :
Virt-manager adalah tool yang digunakan untuk mengatur virtual machine seperti membuat, mengedit, dan menghapus virtual machine sehingga akan memudahkan seorang administrasi jaringan dalam mengatur guest virtual machine.
Virtualisasi Pada debian 6 dengan menggunakan KVM
Item Reviewed: Virtualisasi Pada debian 6 dengan menggunakan KVM 9 out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
Emoticon? nyengir

Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^

Komentar Terbaru

Just load it!