Konfigurasi TCP/IP Address Pada Debian



Semua peralatan yang terhubung ke jaringan computer, membutuhkan alamat khusus yang disebut Ip Address. Agar semua peralatan tersebut dapat berhubungan satu sama lain. Oleh karena itu, Network Interface Card tidak akan berarti apa-apa, jika Ip Address pada interface tersebut tidak disetting terlebih dahulu. Memberi Ip Address pada linux debian tidaklah sulit. Untuk cara cepatnya, gunakan perintah singkat dibawah ini.

root@debian:~# ifconfig eth1 address 192.168.20.1 netmask 255.255.255.0 up

atau
root@debian:~# ifconfig eth1 192.168.20.1/24 up

keterangan :

pada perintah ke2 yaitu ifconfig eth1 192.168.20.1/24 up menunjukan bahwa eth1 merupakan interfacenya. 192.168.20.1 merupakan alamat ip address yang ingin diset. 24 merupakan netmask yang akan digunakan.

 Kelemahan perintah di atas adalah, jika computer booting ulang, maka konfigurasi Ip Address tersebut akan hilang. Untuk itu kita harus mengedit file interfaces, agar konfigurasi tersebut tidak hilang walaupun computer booting ulang. Kita bisa menggunakan aplikasi text editor vim, vi, nano, gedit¸ ataupun yang lainya untuk mengedit file tersebut.
 root@debian:~# nano /etc/network/interfaces




# This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).

# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback

# The primary network interface
#allow-hotplug eth0
auto eth0
iface eth0 inet dhcp

#The secondari Network Interfaces
auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.10.1
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.10.1

Tambahkan Ip Address anda seperti script di atas.pada saat konfigurasi IP Address menggunakan text editor nano kREN lebih mudah dalam konfigurasi.
untuk keluar dari text editor nano tekan CTRL + X kemudian menekan y --untuk menyimpan konfigurasi dan  N -- jika tidak ingin menyimpan konfigurasi.
Keterangan :
Kata auto yang terletak di depan nama suatu interface, menandakan bahwa interface tersebut akan dinyalakan secara otomatis pada saat computer booting. Interface lo tidak memiliki konfigurasi Ip Address, karena lo digunakan sebagai loopback sehingga memiliki Ip Address yang pasti yaitu 127.0.0.1. Alamat IP ini digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri. Konfigurasi Ip Address untuk ethO harus diberikan secara manual, karena interface tersebut menggunakan IP statis. Agar konfigurasi tersebut dapat langsung dijalankan, kita harus merestart terlebih dahulu service networking.


root@debian:~# /etc/init.d/networking restart
Jika ingin menambahkan interface lagi, tinggal tambahkan script seperti diatas, pada baris paling bawah. Dan ganti etho, menjadi eth1, eth2, eth3, dan seterusnya.
jika komputer yang disetting pada /etc/network/interfaces ingin disetting dhcp (langsung mendapat ip Address daridhcp-server tinggal mengganti kata static menjadi dhcp.






 


Konfigurasi TCP/IP Address Pada Debian
Item Reviewed: Konfigurasi TCP/IP Address Pada Debian 9 out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
Emoticon? nyengir

Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^

Komentar Terbaru

Just load it!